Imajinasiku melesat
Melesat tinggi tak berujung
Menuju keajaiban
Sudah kutunggu-tunggu
apakah kehadiranmu
Adalah harta pemberian sang agung
Merunduk,
aku termenung
Merangkai puzzle kehidupan
roda kehidupan tetaplah berputar
Akankah ku sanggup
Sigh..
seperti jiwiran, ntah bagaimana rasa sakitnya
Manekin-manekin menatapku penuh kehampaan
tersudutkan.
Ntah salah siapa, anjing tetap menggonggong
Salahkukah?
Jauh! jauh!
bagaikan palung dengan permukaan.
Aku ingin tertawa,
yaah tertawa
Meskipun aku tak dapat mengembalikan derasnya hujan yang tlah turun.
Pergilah menjauh.
Karena alunan melody yang telah rusak tak dapat diputar kembali.
Mungkin ini hanyalah sementara
Memang benar,
hilang sudah. Hilang.

0 komentar:
Post a Comment